Kenali Apa Itu Augmented Reality dan Cara Kerjanya!

Seiring dengan berkembangnya teknologi yang semakin maju dan canggih, beragam inovasi baru pun terus bermunculan. Salah satunya adalah teknologi augmented reality. Hingga saat ini, teknologi augmented reality sendiri telah banyak digunakan dalam berbagai bidang kehidupan.

 

Augmented Reality adalah

 

Apa Itu Augmented Reality?

 

Augmented reality (AR) atau realitas tambahan adalah teknologi yang memungkinkan pengguna untuk melihat lingkungan fisik di sekitarnya yang ditingkatkan atau diperkaya dengan informasi digital, seperti grafis 3D, suara, atau teks.

 

Teknologi AR memanfaatkan kamera dan sensor pada perangkat seperti smartphone, tablet, atau kacamata pintar untuk menampilkan elemen digital dalam konteks nyata, sehingga pengguna dapat melihat dunia nyata mereka yang ditingkatkan oleh elemen-elemen digital. Contoh penggunaan AR yang populer termasuk permainan, aplikasi belanja, dan fitur navigasi. AR juga telah digunakan dalam berbagai industri, seperti pendidikan, arsitektur, dan manufaktur.

 

Jenis-Jenis Augmented Reality

 

Berikut adalah beberapa jenis augmented reality:

 

1. Marker-Based AR

 

Teknologi ini menggunakan tanda atau marker yang sudah ditentukan sebelumnya untuk mengenali objek atau gambar tertentu. Setelah marker diidentifikasi, elemen digital seperti gambar 3D, video, atau teks dapat ditampilkan.

 

2. Markerless AR

 

Seperti namanya, jenis AR ini tidak memerlukan marker atau tanda khusus untuk digunakan. Teknologi ini memanfaatkan kemampuan pengenalan pola dan citra untuk mengidentifikasi dan menempatkan elemen digital pada objek atau area tertentu dalam dunia nyata.

 

3. Projection-Based AR

 

Dalam jenis AR ini, elemen digital diproyeksikan ke permukaan nyata seperti dinding atau lantai, sehingga pengguna dapat berinteraksi dengan objek tersebut.

 

4. Superimposition-Based AR

 

Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk melihat objek nyata dan digital secara bersamaan dalam satu tampilan. Sebagai contoh, pengguna dapat melihat sebuah bangunan dan informasi detail tentang bangunan tersebut dalam satu tampilan.

 

5. Outlining AR

 

Jenis AR ini digunakan untuk memberi pengguna panduan visual yang lebih jelas saat melakukan tugas atau aktivitas tertentu. Misalnya, pengguna dapat melihat garis panduan virtual untuk membantu mereka memotong bahan secara presisi.

 

Cara Kerja Augmented Reality

 

Cara kerja augmented reality tergantung pada jenis teknologi yang digunakan, namun umumnya melibatkan beberapa langkah seperti berikut:

 

1. Pengambilan Gambar atau Video

 

Teknologi AR memanfaatkan kamera pada perangkat seperti smartphone atau tablet untuk mengambil gambar atau video lingkungan sekitar.

 

2. Pengenalan Objek

 

Setelah gambar atau video diambil, teknologi AR akan menganalisis dan mengenali objek atau area tertentu dalam gambar.

 

3. Pemrosesan Informasi

 

Teknologi AR akan memproses informasi yang diperoleh dari gambar atau video, termasuk posisi dan orientasi objek, serta menentukan di mana dan bagaimana elemen digital akan ditampilkan.

 

4. Tampilan Elemen Digital

 

Setelah informasi diproses, elemen digital seperti gambar 3D, teks, atau video akan ditampilkan pada posisi yang sesuai dengan objek yang dikenali dalam gambar atau video.

 

5. Interaksi dengan Elemen Digital

 

Pengguna dapat berinteraksi dengan elemen digital yang ditampilkan melalui perangkat seperti smartphone, tablet, atau kacamata pintar.

 

Proses ini berulang terus-menerus secara real-time untuk menampilkan elemen digital yang tepat sesuai dengan perubahan lingkungan yang terjadi.

 

Kelebihan Augmented Reality

 

Berikut adalah beberapa kelebihan augmented reality:

 

1. Pengalaman Pengguna yang Lebih Interaktif

 

AR memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan lingkungan fisik mereka secara lebih interaktif dan menarik melalui tambahan elemen digital.

 

2. Peningkatan Efisiensi

 

AR dapat meningkatkan efisiensi dalam beberapa bidang seperti manufaktur, perawatan kesehatan, dan pendidikan dengan memberikan akses mudah dan cepat ke informasi yang dibutuhkan.

 

3. Penghematan Biaya

 

AR dapat membantu mengurangi biaya untuk pelatihan, perawatan, dan perbaikan peralatan dengan memberikan informasi yang diperlukan secara real-time.

 

4. Pengalaman Belanja yang Lebih Baik

 

AR dapat meningkatkan pengalaman belanja dengan memungkinkan pengguna untuk melihat produk secara lebih detail dan realistis sebelum membeli.

 

5. Potensi Pemanfaatan yang Luas

 

AR dapat digunakan dalam berbagai industri dan bidang, termasuk permainan, pendidikan, pariwisata, manufaktur, dan lain-lain.

 

6. Kemampuan untuk Meningkatkan Pencitraan Merek

 

AR dapat digunakan untuk meningkatkan pencitraan merek melalui kampanye iklan yang inovatif dan menarik yang menampilkan produk atau merek dalam konteks yang menarik dan interaktif.

 

7. Meningkatkan Tingkat Keterlibatan Pengguna

 

AR dapat meningkatkan tingkat keterlibatan pengguna dengan membuat pengalaman lebih interaktif dan menarik, sehingga pengguna lebih terlibat dalam aktivitas dan proses yang terlibat.

 

Kekurangan Augmented Reality

 

Berikut adalah beberapa kekurangan augmented reality:

 

1. Ketergantungan pada Teknologi

 

Penggunaan AR membutuhkan perangkat yang mendukung teknologi tersebut, seperti smartphone, tablet, atau kacamata pintar, sehingga pengguna harus memiliki perangkat tersebut untuk dapat mengakses AR.

 

2. Keterbatasan Jangkauan

 

AR memerlukan jaringan yang stabil dan cepat untuk berfungsi dengan baik, sehingga penggunaan AR mungkin terbatas pada area dengan ketersediaan jaringan yang baik.

 

3. Tuntutan Daya Baterai

 

Penggunaan AR memerlukan banyak daya baterai, sehingga dapat mengurangi masa pakai baterai perangkat pengguna.

 

4. Risiko Kesehatan

 

Penggunaan AR dalam jangka panjang dapat menyebabkan stres mata dan kepala, serta mual dan muntah pada beberapa pengguna.

 

5. Tantangan dalam Pengembangan

 

Pengembangan aplikasi AR memerlukan keterampilan dan sumber daya yang tinggi, sehingga dapat menjadi tantangan bagi pengembang dan organisasi yang ingin mengembangkan aplikasi AR.

 

6. Penyesuaian Diri Pengguna

 

Pengguna harus belajar dan terbiasa dengan cara menggunakan AR, yang mungkin memerlukan waktu dan kesabaran.

 

7. Keterbatasan Pemakaian

 

AR mungkin tidak cocok atau berguna untuk semua keperluan atau situasi, dan beberapa pengguna mungkin tidak tertarik pada teknologi ini.

 

Perbedaan Augmented Reality dan Virtual Reality

 

Augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) adalah teknologi yang sering dibahas bersama-sama, namun keduanya memiliki perbedaan yang signifikan. Berikut adalah perbedaan antara AR dan VR:

 

1. Definisi

 

Augmented reality adalah teknologi yang memadukan elemen digital dengan lingkungan fisik, sementara virtual reality adalah teknologi yang menciptakan lingkungan digital yang sepenuhnya imersif dan memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan lingkungan tersebut.

 

2. Lingkup Pengalaman

 

AR menambahkan elemen digital ke lingkungan fisik, sedangkan VR menciptakan lingkungan digital yang sepenuhnya baru yang bisa berbeda dari lingkungan fisik pengguna.

 

3. Pengalaman Pengguna

 

Dalam AR, pengguna melihat dunia nyata yang ditambah dengan elemen digital, sedangkan dalam VR, pengguna benar-benar terlibat dalam lingkungan digital yang sepenuhnya imersif dan sering kali tidak merasakan lingkungan fisik sebenarnya.

 

4. Perangkat

 

AR dapat diakses melalui perangkat seperti smartphone, tablet, dan kacamata pintar, sedangkan VR memerlukan perangkat khusus seperti kacamata VR atau headset VR.

 

5. Aplikasi

 

AR digunakan di berbagai bidang seperti permainan, belanja, dan manufaktur, sementara VR digunakan terutama dalam permainan dan hiburan.

 

6. Interaksi

 

AR memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan lingkungan fisik sebenarnya dan elemen digital yang ditambahkan, sementara VR memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan lingkungan digital yang diciptakan.

 

7. Penggunaan

 

AR digunakan terutama untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam lingkungan nyata, sementara VR digunakan untuk menciptakan pengalaman pengguna yang sepenuhnya baru dan tidak terbatas oleh keterbatasan lingkungan fisik.

 

Secara ringkas sebenarnya AR dan VR memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan dunia digital, namun masing-masing memiliki fokus dan tujuan yang berbeda. AR menambahkan elemen digital ke lingkungan fisik, sedangkan VR menciptakan lingkungan digital yang sepenuhnya imersif.

 

Perangkat yang Mendukung Augmented Reality

 

Berikut adalah beberapa perangkat yang mendukung augmented reality:

 

1. Smartphone dan Tablet

 

Beberapa perangkat smartphone dan tablet modern sudah dilengkapi dengan teknologi AR seperti kamera dan sensor gerak, yang memungkinkan aplikasi AR untuk dijalankan secara efektif.

 

2. Kacamata Pintar

 

Kacamata pintar seperti Google Glass dan Microsoft HoloLens dirancang untuk mendukung pengalaman AR dan memungkinkan pengguna untuk melihat objek digital yang ditambahkan ke lingkungan fisik.

 

3. Kamera Digital

 

Beberapa kamera digital telah dilengkapi dengan teknologi AR yang memungkinkan pengguna untuk melihat gambar secara langsung dengan tambahan elemen digital.

 

4. Headset VR

 

Beberapa headset VR, seperti Oculus Rift dan HTC Vive, juga mendukung pengalaman AR melalui penggunaan kamera dan sensor gerak yang terintegrasi.

 

5. Perangkat Wearable

 

Beberapa perangkat wearable, seperti smartwatch dan perangkat kebugaran, juga dapat mendukung pengalaman AR dengan menampilkan informasi digital pada layar perangkat.

 

6. Proyektor

 

Beberapa proyektor telah dirancang untuk mendukung pengalaman AR, memungkinkan pengguna untuk menampilkan gambar dan objek digital secara langsung di dinding atau permukaan lain.

 

7. Perangkat AR Khusus

 

Ada beberapa perangkat AR khusus yang dirancang untuk pengalaman AR, seperti Vuzix Blade AR Smart Glasses dan Magic Leap One Creator Edition.

 

Perangkat-perangkat ini memungkinkan pengguna untuk mengakses pengalaman AR dan menikmati aplikasi dan konten yang dirancang untuk teknologi tersebut. Namun, kemampuan AR di setiap perangkat tergantung pada spesifikasi dan kemampuan perangkat tersebut.

 

Contoh Penerapan Augmented Reality

 

Berikut adalah beberapa contoh penerapan augmented reality (AR):

 

1. Aplikasi Permainan

 

Salah satu penerapan AR yang paling terkenal adalah di dalam aplikasi permainan seperti Pokemon Go. Game ini memanfaatkan teknologi AR untuk menampilkan karakter virtual di dunia nyata, sehingga pengguna dapat menangkap dan berinteraksi dengan karakter tersebut.

 

2. Peningkatan Belanja

 

Beberapa toko dan merek telah menggunakan teknologi AR untuk meningkatkan pengalaman belanja. Seperti aplikasi IKEA Place, yang memungkinkan pengguna untuk menempatkan gambar produk IKEA di lingkungan mereka untuk melihat bagaimana produk tersebut akan terlihat dalam ruangan mereka.

 

3. Pendidikan

 

Teknologi AR juga digunakan di bidang pendidikan. Sebagai contoh, aplikasi Anatomy 4D dapat menampilkan model 3D organ manusia yang terlihat di dunia nyata, sehingga memungkinkan siswa untuk mempelajari anatomi tubuh manusia secara lebih interaktif.

 

4. Manufaktur

 

Teknologi AR dapat digunakan di bidang manufaktur untuk membantu teknisi melakukan perbaikan dan pemeliharaan. Seperti dikembangkan oleh Boeing, teknisi dapat memperbaiki mesin pesawat dengan bantuan AR yang memandu mereka melalui proses perbaikan.

 

5. Media Sosial

 

Beberapa platform media sosial, seperti Snapchat dan Instagram, telah menambahkan fitur AR untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Pengguna dapat menambahkan filter AR pada gambar mereka untuk membuat gambar tersebut lebih menarik dan interaktif.

 

6. Pariwisata

 

Teknologi AR dapat digunakan di bidang pariwisata untuk memberikan informasi tambahan tentang tempat-tempat wisata yang dikunjungi. Seperti aplikasi AR City, yang memungkinkan pengguna untuk menjelajahi kota dengan bantuan AR untuk mengetahui informasi tentang bangunan dan lokasi wisata lainnya.

 

7. Perawatan Kesehatan

 

Teknologi AR juga dapat digunakan di bidang perawatan kesehatan. Misalnya, aplikasi AccuVein memungkinkan dokter dan perawat untuk menemukan vena pasien dengan lebih mudah dengan bantuan teknologi AR.

 

Tingkatkan Daya Saing Bisnis Anda dengan Augmented Reality!

 

Manfaatkan teknologi augmented reality untuk menciptakan pengalaman yang lebih menarik serta interaktif bagi konsumen dan membedakan brand Anda dari pesaing Anda. Kembangkan teknologi augmented reality Anda bersama dengan Nurosoft sekarang juga!

Bagikan

Artikel Lainnya

Mari kita bicara tentang proyek besar Anda berikutnya

Hubungi kami dan kami akan menghubungi Anda.
Salah satu anggota tim kami akan segera menghubungi Anda kembali.

Dapatkan berita terbaru tentang Nurosoft dan tetap terhubung dengan kami

Ikuti kami